Mantan Pemain AC Milan, Real Madrid Dan Timnas Brasil, Robinho Divonis Penjara 9 Tahun, Karena Kasus Pemerkosaan

shares


Kabar Di Luar Lapangan
, Fokus Bola - Karena imbas atas kasus ini, Robinho diputus kontraknya oleh Santos, padahal ia baru resmi dikontrak sebagai pemain Baru Santos Bulan Oktober 2020 yang lalu.

Eks striker AC Milan, Real Madrid dan juga Timnas Brasil, Robinho tetap diputuskan bersalah dan divonis dengan hukuman 9 tahun penjara usai pasca-bandingnya ditolak Pengadilan Banding Milan pekan ini.

Robinho dinyatakan ikut dalam kasus pemerkosaan berkelompok di tahun 2021 di Italia ketika dirinya masih berkostum AC Milan. Pemain berusia 37 tahun itu diputuskan bersalah pada 2017 dan sudah dijatuhi hukuman pada Desember 2020.

Pengadilan menyebut bahwa Robinho sudah "Melecehkan" dan "Mempermalukan secara brutal" korban wanita berasal dari Albania yang sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-23, dan kejadian malam itu terjadi di sebuah klub malam di kota Milan.

Pengadilan banding juga memutuskan jika Robinho dan juga temannya, Ricardo Falco yang dinyatakan bersalah, berusaha untuk menyesatkan penyidik dari awal dengan beberapa keterangan palsu atas kejadian yang rupanya sudah direncanakan oleh keduanya.

Kini, Robinho diberi waktu selama 45 hari untuk melakukan pengajuan banding ke Mahkamah Agung Kasasi sebagai opsi hukum terakhirnya di Italia. Total, ada 6 terdakwa di kasus ini.

Pada persidangan beberapa bukti ditemukan, salah satunya adalah pesan di sebuah telepon genggam Robinho yang merujuk pada kejadian di malam itu yang sudah disadap oleh Polisi.

Di Oktober 2020, Robinho sempat bergabung lagi dengan tim masa kecilnya, Santos, namun kontraknya diputus sepihak 6 hari usai peresmian lantaran protes publik mengenai kasus asusila itu.

Di saat yang bersamaan salah satu Sponsor Santos juga mengakhiri kemitraan dengan tim ternama di Brasil itu untuk menghormati wanita yang menjadi korban aksi bejat Robinho dan juga kawan-kawan.

Dan ternyata tidak hanya ini saja Robinho terlibat dalam kasus pemerkosaan.

Ketika masih berkostum Manchester City di 2009, pemilik 100 caps di Timnas Brasil itu dituduh terlibat pada tindakan yang serupa di sebuah klub malam di kota Leeds. Akan tetapi, dirinya dibebaskan usai membayar uang jaminan dan membantah tudingan itu.

Baca Juga Yang Ini